Samudera Indonesia Kucurkan Rp40,70 Miliar untuk Perkuat Bisnis Properti dan Pelayaran

Jakarta, 19 September 2026 – PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) memperkuat struktur bisnis dua anak usahanya melalui penambahan modal dengan nilai keseluruhan mencapai Rp40,70 miliar. Dana tersebut disalurkan kepada PT Samudera Properti Indonesia (SPI) dan PT Perusahaan Pelayaran Cumawis yang bergerak pada lini bisnis berbeda. Penambahan modal dilakukan pada 16 September 2026 sebagai bagian dari strategi perseroan memperkuat permodalan dan pengembangan kegiatan usaha di tingkat anak perusahaan. Dari keseluruhan dana tersebut, porsi terbesar dialokasikan kepada Samudera Properti Indonesia senilai Rp33,70 miliar. Sementara itu, Perusahaan Pelayaran Cumawis memperoleh tambahan modal sebesar Rp7 miliar. Kedua transaksi tersebut diharapkan mendukung pengembangan lini properti dan pelayaran sekaligus memperkuat sinergi di dalam kelompok usaha Samudera Indonesia.

Penambahan modal kepada Samudera Properti Indonesia dilakukan melalui penerbitan sebanyak 33.700 saham baru. Setiap saham diterbitkan dengan harga Rp1 juta sehingga total nilai transaksi mencapai Rp33,70 miliar. Saham baru tersebut disebut setara dengan 99,593 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor PT SPI setelah transaksi. Samudera Indonesia sebelumnya telah memiliki 99 persen saham perusahaan tersebut sehingga hubungan antara keduanya dikategorikan sebagai hubungan afiliasi. Transaksi penambahan modal itu dilakukan untuk memperkuat kemampuan keuangan anak perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. Perseroan juga menempatkan langkah tersebut sebagai bagian dari pengembangan lini usaha di sektor properti.

Manajemen berharap tambahan modal dapat membuat posisi keuangan Samudera Properti Indonesia semakin kuat dalam menjalankan rencana bisnisnya. Dukungan permodalan memberikan ruang lebih besar bagi anak perusahaan untuk membiayai kebutuhan operasional maupun pengembangan usaha. Samudera Indonesia juga mengharapkan peningkatan kapasitas anak perusahaan dapat menciptakan sinergi yang lebih optimal di dalam kelompok usaha. Apabila kegiatan usaha berkembang sesuai rencana, kontribusi terhadap pendapatan konsolidasian perseroan juga diharapkan meningkat. Dampak jangka panjang yang dituju adalah penciptaan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemegang saham. Perseroan secara khusus menyebut kepentingan pemegang saham publik sebagai salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan transaksi tersebut.

Pada tanggal yang sama, Samudera Indonesia juga menyelesaikan penambahan modal kepada PT Perusahaan Pelayaran Cumawis. Nilai transaksi pada anak perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran tersebut mencapai Rp7 miliar. Penambahan modal dilakukan melalui pengeluaran 7.000 saham baru PT Cumawis dengan harga penerbitan Rp1 juta untuk setiap saham. Saham yang diterbitkan tersebut setara dengan 99,988 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perusahaan. Samudera Indonesia sebelumnya menguasai 99 persen saham PT Cumawis sehingga transaksi tersebut juga dilakukan dengan perusahaan yang memiliki hubungan afiliasi. Dengan tambahan tersebut, perseroan memperkuat salah satu lini usaha yang berkaitan langsung dengan kegiatan utama kelompok Samudera Indonesia.

Suntikan dana kepada PT Cumawis diarahkan untuk memperkuat lini usaha pelayaran sekaligus mendukung pengembangan kegiatan perusahaan tersebut. Samudera Indonesia mengharapkan tambahan modal dapat meningkatkan sinergi operasional antarperusahaan di dalam kelompok usaha. Penguatan permodalan juga memberikan dukungan bagi Cumawis untuk menjalankan aktivitas bisnisnya dengan kapasitas keuangan yang lebih memadai. Perseroan berharap pengembangan kegiatan usaha tersebut pada akhirnya dapat mendorong peningkatan pendapatan Cumawis. Jika target tersebut tercapai, anak perusahaan dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan konsolidasian Samudera Indonesia. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya perseroan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang sahamnya.

Transaksi kepada kedua anak usaha tersebut menambah rangkaian langkah investasi dan pembiayaan yang dilakukan SMDR sepanjang 2026. Pada Juli lalu, perseroan juga menyalurkan pembiayaan mudharabah senilai Rp460 miliar kepada PT Samudera Perkapalan Indonesia. Dana tersebut diarahkan untuk pembangunan dua unit kapal chemical tanker sebagai bagian dari penguatan armada perusahaan. Pembiayaan berasal dari hasil penerbitan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap III Tahun 2026. Nilai transaksi Rp460 miliar tersebut setara sekitar 3,25 persen dari total ekuitas konsolidasian perseroan per 31 Maret 2026 yang tercatat sebesar 785,27 juta dolar AS. Pengembangan armada menunjukkan bahwa investasi SMDR sepanjang tahun ini tidak hanya menyentuh anak usaha properti, tetapi juga bisnis pelayaran yang menjadi salah satu kegiatan utama perseroan.

Samudera Indonesia juga telah menuntaskan periode Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp1,75 triliun. Jumlah tersebut berasal dari program penawaran yang sebelumnya memiliki target sebesar Rp2 triliun. Pada Tahap III tahun 2026 saja, perseroan memperoleh dana efektif sebesar Rp700 miliar dengan hasil bersih sekitar Rp694,2 miliar setelah memperhitungkan biaya penerbitan. Sebagian dana direncanakan untuk pembiayaan pembangunan dua kapal chemical tanker melalui PT Samudera Perkapalan Indonesia. Sebagian lainnya dialokasikan untuk pembangunan satu kapal kontainer beserta biaya praoperasi peluncurannya. Langkah pendanaan tersebut menunjukkan upaya SMDR memperkuat aset dan kapasitas operasional untuk mendukung ekspansi bisnis jangka panjang.

Dari sisi tata kelola, penambahan modal kepada Samudera Properti Indonesia dan Perusahaan Pelayaran Cumawis merupakan transaksi dengan pihak terafiliasi karena kepemilikan mayoritas Samudera Indonesia pada kedua perusahaan tersebut. Untuk Cumawis, perseroan menyebut transaksi itu sebagai transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK Nomor 42 Tahun 2020. Hubungan kepemilikan yang sangat besar membuat penguatan modal kedua anak perusahaan secara langsung berkaitan dengan strategi konsolidasi kelompok usaha. Dana Rp33,70 miliar pada SPI memberikan fokus pada pengembangan properti, sedangkan Rp7 miliar kepada Cumawis diarahkan untuk memperkuat pelayaran. Dengan demikian, total Rp40,70 miliar tidak ditempatkan pada satu bidang usaha saja. Strategi tersebut memberikan ruang kepada SMDR untuk memperkuat beberapa lini bisnis yang berada dalam ekosistem perseroan secara bersamaan.

Tambahan modal kepada dua anak usaha menjadi bagian dari langkah Samudera Indonesia memperkuat fondasi bisnis di tengah agenda pengembangan perusahaan sepanjang 2026. Samudera Properti Indonesia memperoleh porsi terbesar sebesar Rp33,70 miliar untuk mendukung penguatan struktur permodalan dan lini properti. Sementara itu, Perusahaan Pelayaran Cumawis menerima Rp7 miliar guna memperkuat kegiatan pelayaran dan sinergi operasional kelompok usaha. Kedua transaksi memiliki tujuan akhir yang serupa, yakni meningkatkan kemampuan anak perusahaan menghasilkan pendapatan dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap kinerja konsolidasian. Samudera Indonesia juga berharap penguatan tersebut dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham. Dengan total investasi Rp40,70 miliar, perseroan melanjutkan strategi penguatan anak usaha setelah sebelumnya melakukan investasi dan pembiayaan dalam jumlah lebih besar untuk pengembangan armada pelayaran.