Jakarta, 3 September 2026 – Persebaya Surabaya mendapat kabar kurang menyenangkan menjelang pertandingan pembuka Super League 2026–2027 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Penyerang andalan Bajul Ijo, Alex Martins, diragukan dapat tampil karena kondisi kebugarannya belum mencapai level yang diharapkan. Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengakui masih harus melihat perkembangan kondisi sang striker sebelum menentukan apakah namanya masuk dalam skuad pertandingan. Situasi tersebut cukup menjadi perhatian karena laga menghadapi Bhayangkara FC merupakan pertandingan pertama Persebaya dalam perjalanan mengejar target besar musim ini. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu, 5 September 2026 pukul 15.30 WIB. Meski berpotensi kehilangan pemain penting, Tavares memastikan timnya telah mempersiapkan beberapa alternatif agar kekuatan lini depan tetap terjaga.
Alex Martins mengalami masalah kebugaran ketika Persebaya menjalani program pemusatan latihan di Thailand sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi baru. Kondisi tersebut membuat sang penyerang tidak dapat menjalani seluruh program bersama rekan-rekannya secara maksimal. Tavares tidak ingin mengambil risiko dengan memainkan pemain yang belum benar-benar siap, terlebih perjalanan kompetisi masih sangat panjang. Menurutnya, keputusan mengenai Alex akan ditentukan berdasarkan perkembangan terakhir menjelang pertandingan. Tim medis dan staf pelatih terus memantau kondisi pemain untuk mengetahui apakah dirinya memungkinkan mendapatkan menit bermain. Apabila risikonya dinilai terlalu besar, Persebaya kemungkinan memilih mengistirahatkannya agar pemulihan berlangsung optimal. Situasi tersebut membuat susunan pemain di lini depan masih terbuka hingga mendekati hari pertandingan.
Absennya Alex berpotensi menjadi kerugian karena Persebaya membutuhkan daya gedor terbaik ketika bermain di kandang Bhayangkara. Sebagai penyerang, keberadaan pemain asing tersebut memberikan opsi bagi Tavares dalam menentukan pola serangan dan penyelesaian peluang di area pertahanan lawan. Namun, pelatih asal Portugal itu tidak ingin kekuatan tim terlalu bergantung kepada satu pemain. Ia menegaskan Persebaya telah menyiapkan rencana A, B, hingga C untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul sebelum pertandingan. Pemain lain harus siap menjalankan tugas apabila Alex akhirnya tidak dapat dimainkan. Fleksibilitas tersebut menjadi penting karena sepanjang musim klub akan menghadapi situasi cedera, akumulasi kartu, maupun penurunan kondisi fisik pemain.
Tavares juga menghadapi persoalan kebugaran skuad setelah rangkaian persiapan pramusim yang cukup padat. Persebaya sebelumnya menjalani pemusatan latihan di Thailand untuk meningkatkan kondisi fisik sekaligus mematangkan pemahaman taktikal para pemain. Program tersebut memberikan kesempatan kepada pelatih untuk melihat kemampuan skuad dalam berbagai skenario pertandingan. Meski demikian, kondisi setiap pemain setelah kembali dari pemusatan latihan tidak sepenuhnya sama. Staf pelatih harus melakukan evaluasi untuk menentukan siapa yang benar-benar siap bermain dengan intensitas tinggi selama 90 menit. Hal tersebut semakin penting karena pertandingan pertama biasanya menghadirkan tekanan besar ketika tim masih mencari ritme kompetitif terbaiknya.
Persebaya datang ke Super League 2026–2027 dengan target yang tidak kecil. Manajemen Bajul Ijo secara terbuka membidik gelar juara sekaligus ingin memberikan pencapaian istimewa menjelang usia klub yang akan memasuki satu abad. Ambisi tersebut membuat setiap pertandingan memiliki nilai penting sejak pekan pertama. Mendapatkan tiga poin dari kandang Bhayangkara dapat memberikan kepercayaan diri sekaligus momentum positif untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Sebaliknya, kehilangan poin pada laga pembuka dapat membuat tekanan meningkat lebih cepat. Karena itu, Tavares membutuhkan komposisi pemain yang mampu menjalankan rencana permainan secara disiplin meskipun salah satu pemain utamanya berpotensi absen.
Bhayangkara FC juga tidak dapat dipandang sebagai lawan yang mudah, terutama karena pertandingan berlangsung di Bandar Lampung. Tim tuan rumah diperkirakan akan berusaha memanfaatkan pertandingan pertama untuk mendapatkan hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri. Persebaya harus mengantisipasi agresivitas lawan sejak menit awal sekaligus menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Kondisi Alex yang belum pasti membuat Bhayangkara memiliki satu persoalan lebih sedikit untuk dipikirkan apabila sang striker akhirnya benar-benar absen. Namun, perubahan pemain di lini depan juga dapat membuat pendekatan Persebaya menjadi lebih sulit diprediksi. Tavares memiliki kesempatan menggunakan karakter penyerang berbeda untuk menyesuaikan strategi dengan kelemahan pertahanan lawan.
Persaingan mendapatkan tempat di lini serang Persebaya pun menjadi semakin menarik menjelang pertandingan. Apabila Alex tidak tersedia, pemain yang sebelumnya berada di belakangnya dalam urutan pilihan dapat memperoleh kesempatan menunjukkan kemampuan sejak pekan pertama. Kondisi tersebut dapat memberikan energi tambahan karena setiap pemain mengetahui performa bagus berpeluang membuka kesempatan tampil lebih banyak sepanjang musim. Tavares selama ini menekankan pentingnya kompetisi internal agar seluruh anggota skuad tetap berada dalam kondisi siap. Persebaya membutuhkan kedalaman pemain karena Super League berlangsung dalam periode panjang dengan jadwal yang dapat menguras kondisi fisik. Rotasi menjadi sesuatu yang hampir tidak dapat dihindari apabila klub ingin menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Laga melawan Bhayangkara juga akan menjadi ujian pertama terhadap hasil persiapan Persebaya selama pramusim. Selain kebugaran, kemampuan pemain memahami sistem Tavares akan terlihat ketika menghadapi tekanan pertandingan kompetitif. Pelatih membutuhkan organisasi pertahanan yang kuat, transisi cepat, serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Jika Alex tidak dapat tampil, distribusi gol harus dibagi kepada pemain lain agar serangan tidak kehilangan ketajaman. Gelandang dan pemain sayap juga dituntut lebih aktif memasuki area berbahaya untuk memberikan tambahan opsi penyelesaian akhir. Situasi tersebut dapat menjadi kesempatan bagi Persebaya membuktikan bahwa kekuatan mereka berasal dari kolektivitas, bukan hanya kemampuan individu tertentu.
Kondisi Alex Martins kini menjadi salah satu hal yang paling dinantikan menjelang keberangkatan Persebaya menuju Bandar Lampung. Keputusan akhir kemungkinan baru dibuat setelah staf pelatih mendapatkan laporan terbaru mengenai kebugarannya. Tavares tetap memiliki pilihan untuk membawa Alex tetapi tidak langsung menurunkannya sebagai starter apabila kondisi sang pemain memungkinkan tampil dalam durasi terbatas. Sebaliknya, jika belum sepenuhnya pulih, mengistirahatkannya dapat menjadi keputusan lebih aman mengingat musim baru saja dimulai. Persebaya masih memiliki banyak pertandingan penting setelah menghadapi Bhayangkara sehingga kesehatan pemain dalam jangka panjang menjadi pertimbangan utama.
Dengan atau tanpa Alex Martins, Persebaya tetap dituntut menunjukkan kesiapan ketika Super League 2026–2027 resmi dimulai. Pertandingan tandang menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC akan menjadi kesempatan pertama Bajul Ijo memperlihatkan keseriusan mereka dalam mengejar gelar juara. Potensi absennya striker andalan memang menjadi kabar buruk, tetapi Tavares telah mempersiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasinya. Kedalaman skuad, kemampuan pemain pengganti, dan efektivitas strategi akan menentukan apakah Persebaya mampu mengatasi persoalan tersebut. Fokus utama Bajul Ijo kini adalah membawa pulang hasil maksimal dari Bandar Lampung sekaligus mengawali perjalanan musim baru dengan momentum positif.