Jakarta, 28 September 2026 –
Anthropic resmi memperkenalkan Claude Opus 5.5 sebagai model pertama dari keluarga Claude 5.5. Model kecerdasan buatan terbaru tersebut difokuskan pada pekerjaan kompleks seperti pemrograman berbasis agen, penggunaan komputer, analisis, dan pekerjaan berbasis pengetahuan. Anthropic mengklaim Opus 5.5 menawarkan peningkatan kemampuan dibandingkan Opus 5 sekaligus membutuhkan sumber daya komputasi yang lebih efisien. Pada beban kerja tipikal dengan pengaturan bawaan, perusahaan menyebut biaya pengoperasiannya dapat sekitar 40 persen lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya.
Efisiensi tersebut turut tercermin dalam harga penggunaan API. Claude Opus 5.5 dipatok US$4 per satu juta token input dan US$20 per satu juta token output, masing-masing turun 20 persen dibandingkan Opus 5 yang sebelumnya berharga US$5 dan US$25. Biaya pembacaan cache juga turun dari US$0,50 menjadi US$0,20 per satu juta token. Selain harga token yang lebih murah, Anthropic menyatakan model baru tersebut menggunakan lebih sedikit token untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan sehingga biaya akhir pada penggunaan nyata dapat semakin rendah.
Kecepatan menjadi peningkatan lain yang ditawarkan. Menurut pengujian Anthropic, Opus 5.5 mampu menghasilkan output lebih dari 30 persen lebih cepat dibandingkan Opus 5. Perusahaan juga menyediakan fast mode di Claude Code dan Claude Platform yang dapat mencapai kecepatan hingga 2,5 kali lipat, meskipun tarifnya lebih tinggi. Mode tersebut ditujukan untuk pekerjaan yang membutuhkan respons cepat, terutama proses pengembangan perangkat lunak dan alur kerja agen AI yang berlangsung panjang.
Dari sisi kemampuan, Anthropic menempatkan pemrograman sebagai salah satu keunggulan utama Opus 5.5. Dalam pengujian Terminal-Bench 4.0 yang dipublikasikan perusahaan, model tersebut memperoleh skor 66,4 persen, naik dari 52,3 persen pada Opus 5. Pada FrontierCode v1.1, skornya mencapai 54,4 persen dibandingkan 48 persen pada pendahulunya, sedangkan CursorBench 4.0 mencatat 57,8 persen dibandingkan 46,6 persen. Anthropic mengingatkan bahwa selisih angka benchmark tidak selalu menggambarkan perbedaan pengalaman penggunaan di dunia nyata secara langsung.
Kemampuan menangani pekerjaan berukuran besar juga menjadi fokus pengembangan. Salah satu pengguna awal dilaporkan menyelesaikan migrasi kode sekitar 680.000 baris dalam waktu kurang dari satu hari menggunakan Opus 5.5. Pada pengujian lainnya, model tersebut digunakan untuk mengaudit dan memperbaiki basis kode sekitar 200.000 baris dalam waktu kurang dari tiga jam, sementara Opus 5 membutuhkan lebih dari 20 jam dan menggunakan token lebih banyak. Contoh tersebut berasal dari pengujian dan pengguna awal yang dipaparkan Anthropic sehingga hasil pada proyek lain tetap dapat berbeda bergantung pada kompleksitas pekerjaan.
Anthropic juga menempatkan aspek keamanan sebagai bagian penting dari peluncuran model barunya. Sebelum dirilis, Opus 5.5 diuji oleh evaluator eksternal termasuk Frontier Design dan METR serta menjalani evaluasi perilaku internal perusahaan. Anthropic menyatakan model tersebut lebih tahan terhadap prompt injection dan lebih jarang mengambil tindakan sulit dibatalkan atau bertindak di luar batas instruksi dibandingkan beberapa model sebelumnya. Perusahaan tetap mengakui sistem tersebut memiliki keterbatasan dan menerapkan perlindungan tambahan untuk penggunaan di bidang sensitif seperti biologi dan keamanan siber.
Claude Opus 5.5 kini tersedia melalui Claude Platform dan sejumlah layanan komputasi awan besar, dengan pengembang dapat mengaksesnya menggunakan model claude-opus-5-5. Peluncuran ini memperlihatkan persaingan model AI kelas atas mulai semakin berfokus tidak hanya pada kemampuan, tetapi juga kecepatan dan biaya untuk menyelesaikan pekerjaan nyata. Anthropic selanjutnya berencana membawa sejumlah peningkatan serupa ke Claude Sonnet 5.5 dan Claude Haiku 5.5. Kombinasi performa yang lebih tinggi dan biaya yang ditekan menjadi strategi utama perusahaan untuk memperluas penggunaan model AI tingkat lanjut pada pengembangan perangkat lunak dan pekerjaan profesional.