Jakarta, 11 Mei 2026 – Wakil Menteri Sosial meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung segera membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) serta memperkuat proses verifikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna meningkatkan efektivitas penanganan sosial dan kebencanaan di daerah. Langkah tersebut dinilai penting mengingat wilayah perkotaan memiliki kerentanan terhadap berbagai persoalan sosial maupun potensi bencana yang membutuhkan kesiapan masyarakat dan pemerintah secara terpadu.
Pembentukan KSB disebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat seperti banjir, tanah longsor, maupun bencana lain yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Melalui program tersebut, masyarakat di tingkat lingkungan diharapkan memiliki kemampuan dasar dalam penanganan awal bencana, koordinasi evakuasi, hingga penguatan solidaritas sosial antarwarga. Pemerintah menilai keterlibatan langsung masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat respons ketika terjadi kondisi darurat di lapangan.
Selain pembentukan KSB, Wakil Menteri Sosial juga menekankan pentingnya verifikasi dan pembaruan DTSEN agar data penerima bantuan sosial benar-benar akurat dan sesuai kondisi masyarakat terkini. Data sosial yang valid dianggap sangat penting dalam memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan. Dalam beberapa tahun terakhir, persoalan ketidaksesuaian data bantuan sosial masih menjadi tantangan di berbagai daerah sehingga proses pembaruan dan verifikasi terus didorong pemerintah pusat.
Pengamat kebijakan sosial menilai integrasi antara kesiapsiagaan bencana dan pembaruan data sosial menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem perlindungan masyarakat. Kota-kota besar seperti Bandar Lampung menghadapi tantangan kompleks mulai dari pertumbuhan penduduk, kepadatan permukiman, hingga risiko bencana akibat perubahan cuaca dan kondisi lingkungan. Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu memperkuat sistem sosial berbasis komunitas sekaligus memastikan seluruh data masyarakat tersusun secara akurat dan terintegrasi.
Pemerintah berharap pembentukan KSB dan percepatan verifikasi DTSEN dapat meningkatkan kualitas pelayanan sosial serta kesiapan masyarakat menghadapi berbagai situasi darurat. Banyak pihak menilai langkah tersebut juga dapat membantu memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam menjalankan program perlindungan sosial yang lebih efektif. Dengan dukungan data yang valid dan partisipasi aktif warga, penanganan persoalan sosial maupun kebencanaan di daerah diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat sasaran.